Jumat, 31 Agustus 2012

Siswi SMP di Madiun Dipaksa Membuat Surat Pernyataan Tidak Perawan Oleh Gurunya


Seorang siswi kelas 8E di SMPN 10 Kota Madiun, Jawa Timur, dipaksa oleh gurunya agar membuat surat pernyataan jika dirinya sudah tidak perawan.

Karena itu, sudah dua hari terakhir, Asrina, putri sulung pasangan suami istri Hari Sutriso-Sri Wahyuni, warga Jalan Sukoyono No.26 kota Madiun, tidak masuk sekolah karena malu dan trauma. Pasalnya 23 Mei lalu, siswi SMPN 10 kota Madiun itu, dipaksa oleh guru Bimbingan Konseling (BK), Wahyu, untuk membuat surat pernyataan jika dirinya sudah tidak perawan. Karena ditekan dan takut, Asrina menuruti paksaan gurunya.

"Saya tidak pernah melakukan hal-hal yang melampaui batas. Tapi kenapa mendapat informasi sepihak dari teman saya, bu Wahyu percaya dan memaksa saya untuk membuat surat pernyataan jika saya sudah tidak perawan. Memang saya akui, saya sudah punya pacar. Tapi saya tidak pernah melakukan hal-hal yang dituduhkan", kata Asrina kepada wartawan, dengan didampingi oleh orang tuanya, dan tantenya, Kasmini, Jumat (1/6/2012).

Tak hanya memaksa Asrina untuk membuat surat pernyataan tidak perawan yang dilakukan oleh guru BK. Orang tua gadis hitam manis ini, juga diminta datang ke sekolah. Dengan diwakili oleh tantenya, Kasmini, keluarga Asrina datang ke sekolah. Sesampainya di sekolah, pihak BK minta kepada keluarga Asrina untuk memeriksakan anaknya ke dokter.

Kamis 31 Mei 2012, sekitar pukul 19.00 Wib, dengan diantar tantenya, siswi SMP itu mendatangi dokter spesialis kandungan, dr. Susanti. Setelah diperiksa dengan alat DiaSpot hCg dengan sensitivitas 25mIU/ml, Asrina dinyatakan tidak hamil. Namun dr. Susanti tidak berani mengeluarkan surat visum et repertum tentang masih gadis atau tidaknya, Asrina. Karena itu bukan wewenangnya.

Dengan berbekal surat pengantar dari dr. Susanti, Jumat 1 Juni 2012, ibu Asrina, Sri Wahyuni, dengan ditemani oleh tantenya, Kasmini, datang ke RSUP dr. Sudono Madiun, untuk meminta visum. Tapi oleh pihak rumah sakit ditolak dengan alasan permintaan visum harus ada surat pengantar dari kepolisian.

Karena ingin mengetahui kebenaran tentang putrinya, ibu Asrina langsung mendatangi Polsek Taman untuk meminta surat pengantar visum. Namun polisi menolak dengan alasan, permintaan pengantar visum hanya bisa diberikan atas adanya suatu kejadian tindak pidana.

Untuk menyelesaikan masalah ini, dengan ditemani dua orang anggota Polsek Taman, orang tua Asrina mendatangi sekolah. Pihak polisi menjelaskan kepada sekolah, jika masalah ini dimintakan visum, maka perkaranya akan melebar.

Sementara itu, orang tua Asrina, Hari Sutrisno, mengatakan tidak terima putri sulungnya diperlakukan seperti itu oleh pihak sekolah. Selain putrinya malu untuk masuk sekolah, karena masalah ini menyangkut nama baik dan harga diri Asrina dan keluarganya.

"Kalau misalnya membolos kemudian disuruh membuat surat pernyataan agar tidak mengulang, tidak masalah. Tapi ini anak saya dipaksa oleh gurunya agar membuat surat pernyataan tidak perawan. Memang saya keluarga miskin, tapi masih punya harga diri", terang Hari Sutrisno, kepada wartawan dirumahnya, Jumat (1/6/2012).

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 10 kota Madiun, Nasir, maupun guru BK, Wahyu, ketika akan dikonfirmasi wartawan, tidak berada ditempat. Wartawan hanya ditemui oleh Humas, Haryaningtyas. Namun tak ada komentar sedikitpun dari humas.

"Untuk masalah ini, saya no comment. Kalau besuk di koran ada komentar saya, akan saya tuntut", kata Haryningtyas kepada wartawan, seraya mengancam.

Sumber

Rabu, 29 Agustus 2012

Kekuatan Hebat Bangsa Indonesia Pada Tahun 1960 an


1960-an, Era Presiden Sukarno.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet.

1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.

Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.

Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.

Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).
Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu.
Armada ini terdiri dari :
1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
2. 30 pesawat MiG-15.
3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
4. 10 pesawat supersonic MiG-19.
Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.

Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.
Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.

Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.

Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.

Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.

Sumber

WNI 18 Tahun Ke Atas Akan Dikenai Wajib Militer



Warga negara Indonesia laki-laki berusia 18 tahun ke atas akan terkena wajib militer bila Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan, yang sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (prolegnas) 2012 disahkan.



Juru bicara Kementerian Pertahanan, Brig. Jend. Hartind Asrin mengatakan pada RUU ini diperkirakan akan selesai dibahas dalam tahun depan.



Dalam pertahanan negara, lanjutnya, Tentara Nasional Indonesia adalah komponen utama, sementara masyarakat sipil berusia 18 tahun ke atas adalah komponen cadangan.



“Semua negara punya komponen cadangan. Biayanya rendah karena dilatih selama sebulan dan selama dilatih gaji dari pekerjaan yang ditinggalkan akan dibayar negara. Ini bukan militerisme tapi pelatihan nasionalisme,” ujar Hartind ketika dihubungi oleh Beritasatu.com, hari ini.



“Kegunaannya adalah sebagai standby force yang bisa dipanggil setiap saat,” tambahnya.



Hartind juga mengatakan bahwa Malaysia dan Singapura merupakan contoh negara-negara yang mempunyai komponen cadangan, bahkan ada negara yang juga mewajibkan warga negara perempuan 18 tahun ke atas untuk masuk sebagai komponen cadangan.



Pelatihan untuk komponen cadangan ini akan diatur di setiap komando daerah militer (kodam) di Indonesia yang akan mendata dan mengorganisir komponen cadangan ini.



Ia menambahkan bahwa RUU Komponen Cadangan yang merupakan inisiatif pemerintah ini merupakan mandat dari Undang-Undang Dasar 45 pasal 30, yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat –syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.
WNI 18 Tahun Ke Atas Akan Dikenai Wajib Militer
Selain RUU Komponen Cadangan, Hartind mengatakan bahwa RUU lain yang akan masuk prolegnas 2013 adalah RUU Bela Negara, sementara yang diprioritaskan selesai tahun ini adalah RUU Industri Pertahanan.



"Setelah reses ini, yang akan dipercepat pembahasannya adalah RUU Industri Pertahanan. Inti dari RUU ini adalah semangat untuk menjaga dan menghidupkan industri pertahanan dalam negeri dan aturan-aturan untuk produksi alat pertahanan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh TNI sebagai pengguna," ujarnya.

Sumber

Desa Cabean, Desa Gigolo di Indonesia


Dengan langkah pasti, seorang anak muda memasuki kamar hotel. Usianya kurang dari 20 tahun, namun profesinya cukup mencengangkan, pelaku seks komersial pria alias gigolo. Kesulitan ekonomi selalu menjadi alasan suburnya ladang kerja para gigolo muda tersebut.

Lantaran penasaran, penelusuran menuju daerah asal para gigolo muda pun dimulai. Dua desa kecil di kawasan Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tujuannya. Di Desa Cabean, penduduknya beraktivitas layaknya penduduk desa kebanyakan. Warga bergotong-royong membuat keranjang ayam.

Siapa sangka. Begitu senja turun, para pembuat keranjang ayam menjelma menjadi "kucing" aliasgigolo. Rata-rata pemuda "desa kucing" merupakan pelajar putus sekolah. Melalui mucikari atau bekerja seorang diri, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan. Targetnya, tante girang dan om senang. Terdapat juga salon yang beralih fungsi sebagai tempat mempermak para gigolo.

Warga dan perangkat desa sepertinya tidak mengetahui aktivitas rahasia sejumlah pemuda desa. Terlepas dari itu semua, para pemuda desa pastinya merasa sayang meninggalkan profesinya. Menurut salah seorang pemuda berusia 18 tahun, ia dibayar ratusan ribu rupiah untuk melayani om atau tante yang butuh pijat ekstra. Maksudnya tentu saja pelayanan seks.

Desa lainnya yang menampung para gigolo muda adalah Desa Bakalan. Letaknya di antara Boyolali dan Salatiga. Dengan kamera tersembunyi, tim Sigi memasuki rumah seorang warga yang diduga sebagai kediaman makelar gigolo muda. Rumah itu dikenal sebagai agency model salon. Tak butuh lama bagi seorang makelar menyiapkan "kucing" belianya. Jika harga disepakati, transaksi ditutup dengan hubungan seks di hotel atau lokasi pilihan pelanggan.

"Terus gimana" tanya seorang pelanggan. "Ya maksudnya mesti ngajarin kalo dipegang-pegang...biasa. Tapi kalo main kan belum terlalu tahu," sahut si makelar. Inilah sepenggal percakapan yang direkam tim Sigi dalam traksaksi gigolo di sebuah warung.

Selanjutnya, anak muda desa dibawa ke Semarang. Terdapat sebuah tempat yang kerap disebut-sebut sebagai persinggahan para gigolo, yaitu daerah Pos Ponjolo. Melalui makelar juga para gigolo dikenalkan dengan nuansa kota seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Terbukti, banyaknya remaja lelaki desa yang ingin mencoba dunia esek-esek tidak lepas dari peran makelar yang mendatangi desa mereka. Namun ada juga gigolo yang berani mempromosikan diri sendiri dengan mengirim kode tertentu pada calon pelanggan. Para gigolo ini biasa nongkrong di taman atau kafe. Bahkan, tak sedikit gigolo remaja yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari pelanggan.

Kisah sepak terjang seorang pemuda menjadi gigolo pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Dimas Djayadiningrat. Dalam film berjudul Quickie Express yang dirilis pada 2007, Tora Sudiro memerankan pemuda gigolo yang ingin hidup enak. Gigolo, sulit diberantas bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang berarti untuk mengurangi jumlah para gigolo. Keberadaan mereka bisa menciptakan kondisi sosial yang kurang sehat di masyarakat.


Sumber

Inilah Kontrak Film Porno Rp 95 Miliar Untuk Pangeran Harry





Pihak istana kerajaan Inggris sepertinya benar-benar dibuat sibuk terkait skandal foto bugil Pangeran Harry di Vegas. Pasalnya kini tawaran 'memalukan' untuk Pangeran Harry terus berdatangan.

Jika sebelumnya pangeran Harry ditawari job untuk menjadi seorang penari striptis di klub Chippendale, Vegas, kini adik dari pangeran William yang dikenal Playboy itu mendapat tawaran baru sebagai pemain film porno.

Tidak tanggung-tanggung, tawaran itu datang dari perusahaan film porno ternama yakni Vivid Entertainment. Dikabarkan oleh TMZ, pihak Vivid disebut telah mengirimkan surat ke kerajaan Inggris untuk menawarkan peran kepada Pangeran Harry dalam sebuah film porno berjudul 'The Trouble with Harry'.

Kabarnya Steve Hirsch yang merupakan kepala studio, menawarkan kontrak yang cukup besar, sekitar USD 10 juta (Rp 95 miliar) agar sang pangeran bersedia menjadi pemeran utama dalam film tersebut.

Tidak hanya diiming-imingi uang, dalam surat itu, Steve menyebutkan bahwa peran yang didapatkan Harry tidak akan dibuat sembarangan dan adegan intimnya dikonsep dengan baik dalam skenario. Selain itu, Steve juga menjanjikan peran ini akan membuat Harry menjadi 'Pangeran paling keren sepanjang sejarah'.

"Kami bisa meyakinkanmu bahwa adegan seksnya akan dikonsep dengan baik di naskahnya. Selain itu, 'kalung kerajaan' (yang biasa Harry pakai) juga tidak akan diminimalisir di film ini," demikian tulis Steve dalam surat itu.
Inilah Kontrak Film Porno Rp 95 Miliar Untuk Pangeran Harry

Namun sama seperti Chippendale, hingga saat ini belum ada komentar balik dari pihak kerajaan Inggris terkait surat penawaran kontrak 'berlendir' tersebut.

Kabar terakhir menyebutkan Pangeran Harry terpaksa menutup akun Facebooknya terkait skandal yang terjadi. Dan beberapa sumber mengatakan bahwa pihak kerajaan akan mendesak sang pangeran untuk meminta maaf kepada publik terkait skandal memalukan tersebut.


"Harry merasa sangat menyesal karena telah mempermalukan keluarga kerajaan di hadapan seluruh dunia. Dia berencana untuk meminta maaf," pungkas salah seorang 

Sumber

Minggu, 26 Agustus 2012

Ini Dia 10 Manusia Terlangka di Dunia


1. Joseph Merrick – Manusia Gajah

Lahir tahun 1862, Joseph Merrick memiliki kelainan fisik yaitu daun telinganya tumbuh sangat besar ketika dia berumur lima tahun. Dia ikut sebuah pertunjukkan di tahun 1884, di sana dia diperlakukan dengan baik dan mendapat banyak uang. Seorang dokter pengunjung melihatnya dan berencana mengubah hidupnya. Sekarang diketahui Joseph Merrick sebenernya dia menderita sindrom Proteus dan bukan elephantiasis yang seperti yang dikira. Merrick meninggal di umur 27 karena mati lemas saat tidur.

2. Juan Baptista dos Santos – Pria dengan Dua penis
Jean (atau Juan) Baptista dos Santos dikatakan telah menjadi seorang “Gipsey”, lahir di Faro, Portugal di 1843. dari suami-istri normal dengan dua anak normal lainnya. Karirnya di pertunjukkan diawasi oleh tim medis. Tahun 1865, dia menghasilkan 200.00 franc untuk tampil dengan sirkus di Perancis selama dua tahun. Dia memiliki dua penis yang berfungsi dam tiga scrota, dua bagian yang punya satu testis. Dos Santos mengatakan dulunya dalam scrotum tengahnya juga juga terdapat sepasang testis, tapi sekarang telah menyatu dengan peruts saat dia berumur sepuluh tahun.

3. Myrtle Corbin – Wanita Berkaki Empat
Josephine Myrtle Corbin lahir di Lincoln Country, Tennesee tahun 1868. Dia lahir dipygus, punya dua panggul terpusah bersebelahan dari pinggang. Kaki tambahan ini adalah bagian dari kembarannya yang nggak terpisah dengan benar, kayak Frank Lentini yang punya tiga kaki. Setiap kaki kecilnya sepasang dengan kaki yang besar, Dia mengatakan bisa menggerakan kali kecilnya, tapi nggak cukup kuat buat berjalan. Dia punga empat putri dan satu putra.

4.Mademoiselle Gabrielle – Wanita Setengah
Lahir di Basle, Switzerland, tahun 1884, Gabrielle Fuller pertama kalo ikut sirkus di Paris Exposition tahun 1900. Dia melakukan perjalanan dengan Ringling Brothers Circus tampil di pertunjukkan Dreamland Coney Island. Dia menikah dua kali, yang pertama dengan John de Fuller. Dia punya badan atas yang sempurna yang berakhir di pinggang.

5. Mary Ann Bevan – Wanita Terjelek
Mary Ann Webster lahir di London, Inggris tahun 1874,dengan tujuh saudara. Saat muda, dia bekerja sebagai perawat dan tahun 1903 menikah dengan seorang penjual sayuran, Thomas Bevan. Tidak lama setelah menikah, Mary Ann mulai memperlihatkan gejala acromegaly, pembesaran karena pertumbuhan abnormal dan kelainan fungsi di wajah, seperti sakit kepala, penglihatan kabur dan sakit otot dan sendi. Dia punya empat anak sebelum Thomas meninggal tahun 1914.

6. Martin Laurello – Manusia Burung Hantu
Pira bernama Martin Laurello ini lahir dengan nama Martin Emmerling di Nuremburg, Jerman tahun 1886. Dia mulai berakting di Eropa saat berumur 20an dan berlanjut ke Amerika tahun 1921. Dia tampil beberapa kali di Coney Island dan bekerja juga untuk Ringling Bros, pertunjukkan Barnum & Baileys. Dia juga bekerja untuk Royal American Shows milik Dick Best dan akhir tahun 19945 tampil dengan Ripley dengan “Popeye Perry” dan “Junior Stiles”, bocah lobster berumur tujuh tahun.

7. Mme. Clofullia – Wanita Berjanggut
Madame Clofullia lahir dengan nama Josephine Boisdechene di Switzerland. Kata orang, dia lahir dengan tubuh berambut dan punya janggut seteba; 2 inci di umur delapan. Di umur delapan, dia mulai melakukan tur di Eropa bersama ayahnya. Di Paris, dia bertemu pelukis Fortube Clofullia dan lalu menikah dengannya. Dia menjadi terkenal karena menunjukkan janggutnya saat meniru punya Napoleon III. Lalu, penguasa daerah itu memberinya permata yang sangat besar.

8. Wang – Manusia Unicorn
Tahun 1930, seorang petani Cina dari Mancgukuo bertemu dengan seorang bankir Rusia. Orang Rusia itu mengambil gambar si petani dan mengirimkan fotonya ke Robert Ripley dari acara ‘Believe It Or Not’. Diketahui sebagai Wang, atau terkadang dipanggil Weng, petani ini sebenernya bertubuh normal, kecuali tanduk sepanjang 14 inci yang tumbuh dari belakang kepalanya. Ripley menawarkan uang yang banyak buat siapa saja yang bisa membawanya tampil di Odditorium. Namun, Wang menghilang dari publik di awal 1930an dan nggak pernah terdengar lagi kabarnya.

9. Lionel – Bocah Berwajah Singa

Stephan Bibrowsky lahir di Ploandia tahun 1890 dari orang tua yang normal. Dia menderita hypertrichosis, kelainan genetik yang jarang terjadi yang menutupi seluruh tubuh dengan bulu. Hanya ada sekitar 50 kasus dari kelainan ini yang diketahui sejak abad pertengahan. Dalam kasus Lionel, rambut sepanjang enam inci menutupi badannya. Dia ditemukan oleh seorang dari Jerman bernama Meyer saat dia empat tahun dan menjadi terkenal di Eropa dimana dia mendapat julukan manusia berwajah singa. Beda jauh sama binatang tentunya, dia pakai baju dan gaul dengan lima bahasa yang dia kuasai.

10. Ella Harper – Gadis Unta
Inilah tulisan pitch card dari Ella Harper. Pitch card tuh iklan buat attraksi pertunjukkan. “Saya dipanggil gadis unta karena lutut saya menghadap belakang. Saya bisa berjalan dengan tangan dan kaki saya seperti yang Anda lihat di gambar. Saya telah berpergian untuk pertunjukkan selama empat tahun dan sekarang, tahun 1886 dan saya memutuskan berhenti dan pergi ke sekolah dan mencari kegiatan baru”

Sumber

Rabu, 04 Januari 2012

Orang Ini Menikmati Hidup dari Uang Palsu Selama 15 Tahun


Sejak abad ke 19 orang sudah pandai membuat uang kertas palsu dengan mesin cetak kecil, tapi Emanuel Ninger lebih suka membuatnya hanya dengan pena dan tinta. Hasilnya memang cuma satu sampai dua lembar seminggu, tetapi kualitasnya istimewa. Imigran dari Jerman ke Amerika Serikat ini bertahan hidup selama 15 tahun dengan menggunakan keahliannnya itu. 


Emanuel Ninger tinggal bersama istri dan anaknya di pedesaan New Jersey. Ia dan isterinya tiba di Amerika pada tahun 1882 dari Jerman dan tinggal di Hoboken, New Jersey. Dia bekerja sebagai pelukis tanda (sign painter) dan kemudian membeli sebuah peternakan di Westfield, New Jersey. Dia mengatakan kepada tetangganya bahwa ia menerima pensiun dari tentara Prusia. Pada tanggal 12 Oktober 1892 ia pindah ke Flagtown, New Jersey.


Setiap bulan ia memalsukan uang kertas dollar Amerika pecahan $50 setidaknya satu atau paling sebanyak enam lembar, seluruhnya ia kerjakan dengan mata telanjang dan menggunakan pena, pensil, serta kuas dengan tinta berwarna. Ninger melukis uang palsunya pada kertas Bond yang dibelinya dari Crane & Company, di Dalton, Massachusetts. Kemudian kertas-kertas tersebut ia potong sesuai ukuran yang sama persis dengan pecahan $ 50 dan $ 100 Amerika Serikat, kemudian potongan kertas itu direndam dalam larutan kopi encer, dan selanjutnya ditempatkan diatas uang kertas asli untuk menjiplak gambar yang dihasilkan. 


Setelah uang palsu karyanya itu jadi dia akan membawanya ke New York. Biasanya uang tersebut ia gunakan untuk membeli minuman keras atau membelanjakannya di salon. Selama lima belas tahun ia berhasil lolos dengan itu.

Uang palsu hasil ciptaan Emanuel Ninger ini mampu membuat dia bertahan hidup karena kalo diukur present value of money atau kalo kata orang itu jumlah yang bisa dibeli berdasarkan nilai uang sekarang adalah di sekitar $ 2000 atau $ 4000 dolar di hari ini, atinya dia seminggu punya penghasilan 20 juta rupiah lebih, buat TS sih ini lebih dari cukup.

Seperti kata pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Ia ditangkap oleh Dinas Rahasia Negara Amerika Serikat pada tahun 1896 atas laporan seorang bartender yang menyadari bahwa tinta untuk pewarnaan uang itu tidak asli, karena Ninger dengan cerobohnya meletakan uang tersebut pada genangan kecil air di mejanya sehingga tinta-nya luntur.

Pada awalnya orang dinas rahasia tidak bisa percaya Ninger adalah pemalsu, karena profilnya sebagai seorang petani tidak cocok dengan profil pemalsu. Bahkan setelah dia mengaku, mereka terus menolak untuk percaya.

Akhirnya Ninger di vonis enam bulan, dan membayar ganti rugi sebesar $ 1. Bahkan Rumornya bahwa uang $ 1 yang dipakai untuk membayar denda tersebut adalah salah satu karyanya sendiri

Ninger menjadi selebriti kecil untuk waktu. Koran sesekali menulis tentang "pena dan pemalsu tinta" mereka menjuluki Emanuel Ninger sebagai "Jim Penman itu" seperti karakter yang dimainkan di Broadway. Bahkan Bartender memberi bingkai pada bill tagihan Ninger dan menggantungnya pada dinding Bar mereka.

Setelah menjalani hukumannya Ninger dikabarkan menghilang dan diperkirakan tidak lagi “berkarya”, akan tetapi diakui bahwa komunitas seni menginginkan dia utk bertahan dan berharap lebih banyak uang palsu hasil karya nya untuk ditemukan Tapi hal tersebut Tidak pernah ada.


Demi Anak Ku, aku kawin dengan Genderuwo

Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan! Pepatah ini kiranya cukup pas untuk menggambarkan betapa kerasnya perjuangan Retno Kumala (46), si pemilik kisah Catatan Hitam kali ini. Demi masa depan kedua anaknya, ia nekad memilih jalan hidup yang mungkin sangat sulit dijelaskan dengan nalar. Ia rela kawin dengan genderuwo. Ini ia lakukan bukan semata-mata karena ia mendambakan hidup bahagia dengan limpahan harta dari suaminya yang berasal dari dunia gaib tersebut. Namun, sekali lagi, ia melakukannya demi masa depan kedua anaknya yang telah lama ditinggal pergi oleh ayahnya.

Tapi, bagaimana kenyataan selanjutnya yang harus ia hadapi? Kepada Pengasuh rubrik kesayangan ini Retno Kumala mengisahkan Catatan Hitam hidupnya itu secara lengkap. Selamat mengikuti…!

Kehidupan rumah tanggaku pada awalnya sangat bahagia. Suamiku, Warijo, seorang pria yang sangat bertanggungjawab. Ia juga ayah yang baik dan sangat menyayangi ketiga anaknya.

Suatu saat kami harus pindah dari Surabaya ke Palembang. Maklum saja, ketika itu Mas Warijo dimutasi ke kantor cabang perusahaan tempatnya bekerja dengan posisi dan jabatan, juga gaji yang tentu saja jauh lebih baik. Semula kami berharap akan mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia lagi di tempat baru ini, namun justeru di Kota Empek Empek inilah kepahitan itu berawal.

Ya, tragedi itu bermula dari vonis kanker otak terhadap anak ketiga kami Bambang Prihandoko, yang ketika itu baru berumur 3,5 tahun. Kenyataan ini sungguh memukul batinku, juga batin suamiku. Sejak si bungsu divonis mengidap kanker otak, kulihat Mas Warijo sering melamun seorang diri. Memang, dibanding kedua anaknya yang lain, Mas Warijo jauh lebih menyayangi si bungsu, sebab sejak bayi merah anak ini memang sering sakit-sakitan sehingga membutuhkan perhatian ekstra dari kami. Mungkin karena itulah tumbuh kasih sayang yang sangat besar dari kami berdua, terutama Mas Warijo yang pernah menyebut Bambang sebagai “anak yang akan memiliki banyak keajaiban,” sebab ketika aku mengandungnya Mas Warijo mengaku sering bermimpi ditemui seorang kakek bersorban putih mirip sosok wali, yang menitipkan anak padanya. Namun, mimpi hanyalah mimpi. Kenyataan tetap berbicara lain.

Meski biaya pengobatan si kecil ditanggung oleh Asuransi Kesehatan (ASKES) dari perusahaan tempat Mas Warijo bekerja, namun karena penyakit yang diderita oleh Bambang relatif langka dan sulit disembuhkan, maka usaha kami membawanya berobat ke berbagai rumah sakit ternama di Kota Palembang sepertinya hanya sia-sia saja. Bila sedang kumat si kecil Bambang sering jatuh pingsan, dan kami tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali hanya membawanya ke rumah sakit untuk sekedar mendapatkan penangangan gawat darurat.

Kami hampir putus asa menghadapi keadaan si bungsu. Puncaknya, pada musim libur hari raya Idul Fitri di tahun 2005 silam, kami sekeluarga memutuskan mudik ke kampung halamanku di Wonogiri, Jawa Timur. Disamping ingin berlebaran bersama keluarga, rencananya kesempatan ini juga akan kami gunakan untuk mencari cara alternatif guna mengobati penyakit Bambang.

Manusia hanya bisa berencana, sedang Tuhan juga yang menentukan. Itulah yang terjadi. Seminggu setelah tinggal di rumah orang tuaku untuk menikmati liburan, dan sebelum sempat kami membawa Bambang berobat secara alternatif, ternyata Tuhan telah memanggilnya lebih dulu. Bambang menghembuskan nafas terakhirnya dalam gendongan ayahnya.

Kepahitan ini terjadi hanya 3 hari setelah hari raya Idul Fitri. Betapa berdukanya kami sekeluarga karena kepergian Bambang jatuh pada hari yang semestinya penuh dengan kabahagiaan. Apalagi malam harinya Bambang masih sehat dan bermain-main dengan kami. Baru menjelang subuh ia pingsan setelah lebih dulu kejang karena menahan sakit pada kepalanya, sampai akhirnya ia tak kuat lagi melawan rasa sakit itu.

Kepergian si bungsu sungguh merupakan kehilangan yang teramat besar bagi kami. Sebagai ibu yang merawatnya sejak masih dalam kandungan, sudah barang tentu sulit bagiku untuk mengikhlaskan kepergiannya. Mas Warijo pun sepertinya merasakan hal yang sama. Namun sebagai lelaki ia sudah pasti jauh lebih kuat jika dibandingkan denganku. Buktinya, walau masih dalam kedukaan, karena masa liburan yang sudah habis, maka itu setelah selamatan tujuh hari kepergian Bambang, Mas Warijo kembali ke Palembang untuk melakukan rutinitasnya sebagai seorang karyawan sebuah perusahaan swasta. Sementara itu aku sendiri lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah orang tuaku. Demikian pula dengan kedua anakku yang ketika itu baru duduk di kelas satu dan dua SMP. Mereka tetap tinggal di Wonogiri, bahkan karena kedekatan dengan kakek dan neneknya kedua anakku ini memilih pindah sekolah.

Sejak kepergian si bungsu, hari-hari yang kulalui terasa sangat hampa. Berat pula bagiku untuk kembali ke Palembang mengingat kedua putra dan putriku juga enggan untuk menyusul ayahnya pulang ke sana. Kerana keadaan ini pada akhirnya aku pun lebih memilih tinggal di Wonogiri. Suamiku cukup mengerti dengan pilihanku ini. Ia tahu pasti kalau kondisi jiwaku masih sangat labil.

Lima bulan berlalu sejak kematian si bungsu, Mas Warijo masih rutin mengirimi kami uang untuk biaya hidup setiap bulannya. Di bulan ke 6 sesuatu yang tak pernah kuduga sebelumnya terjadilah. Kiriman uang dari Mas Warijo tak kunjung tiba sesuai jadwal biasanya. Mendapati kenyataan ini, kucoba menghungunginya lewat ponsel miliknya, tapi ternyata mailboks. Ketika kukontak lewat telepon kantor, pihak resepsionis malah mengatakan kalau Mas Warijo sudah mengundurkan diri sejak sebulan lalu.

Berita ini benar-benar membuatku pusing tujuh keliling. Mengapa Mas Warijo mengundurkan diri dari pekerjaan dengan tanpa terlebih dahulu meminta pendapatku, atau setidaknya memberitahuku? Apa yang telah terjadi dengannya? Mengapa ia begitu berani mengambil keputusan yang sedemikian gegabah? Apakah ia sudah mendapatkan pekerjaan lain yang jauh lebih menjanjikan?

Setumpuk pertanyaan itu tak pernah kudapatkan jawabannya, sebab sejak kuterima berita itu Mas Warijo seolah telah menghilang dari jagat raya ini. Tak pernah secuilpun kudengar kabar tentang dirinya. Berulang kali kuhubungi nomor ponselnya, namun yang kudengar hanya suara operator yang mengatakan bahwa nomor tersebut tak dapat dihubungi.

Betapa kecewa hatiku, sebab Mas Warijo pun sama sekali tak pernah mengontakku walau hanya sekejap saja.

Kemana perginya Mas Warijo? Tak ada seorang pun yang bisa menjawabnya. Ia telah pergi tanpa pesan. Meninggalkanku dengan dua orang anak yang masih membutuhkan biaya hidup yang sangat besar, terutama untuk pendidikannya.

Di tengah keputusasaan aku bertemu dengan sahabatku semasa SMA dulu. Sebut saja namanya Yulianah. Waktu itu aku sangat surpraise melihat keadaan Yulianah yang sepertinya sudah jadi orang sukses. Ia bisa nyetir sendiri mobilnya yang bagus dan sangat mewah menurutku. Tak hanya itu, ia juga sudah menyandang gelar sebagai seorang Hajjah, dan ia nampak cantik sekali dengan balutan busana muslimah.

Bagaimana ceritanya sampai kehidupan Yulianah bisa berubah dengan sedemikian drastis? Padahal, aku tahu persis bagaimana asal-usul sahabatku ini. Ia lahir dari keluarga petani yang sangat miskin. Bahkan sewaktu sekolah dulu ia sering menunggak SPP, dan kalau jajan di kantin sering kali aku yang mentraktirnya.

Melihat Yulianah yang sudah hidup senang, terus terang saja aku merasa sangat iri padanya. Sahabatku ini seolah-olah bisa membaca perasaanku. Buktinya, seminggu setelah bertemu dengannya, ia mengundangku datang ke rumahnya.

Ketika aku sampai di rumahnya, kekagumanku padanya semakin besar saja. Bagaimana tidak? Kulihat rumah Yulianah yang megah dan cukup mewah menurut ukuranku.

“Kemana suamimu, Yul?” tanyaku ketika itu saat melihat suasana rumah yang sepi.

Yuliana tersenyum sambil menyuguhkan cemilan di hadapanku. “Aku sudah 5 tahun menjanda, Ret!” katanya.

Mendengar jawabannya, aku merasa sedikit tak enak hati. Namun, Yulianah sepertinya tidak merisaukan pertanyaanku barusan. Nyatanya ia segera menyambung penjelasannya.

“Suamiku selingkuh, jadi kupikir mending bercerai saja. Lagi pula, sekarang ini keadaanku sudah cukup mapan. Karena itu meski mantan suamiku sering meminta ingin kembali, tapi dengan tegas selalu kutolak. Apalagi kedua anakku juga sudah besar. Mereka tidak pernah menanyakan Bapaknya. Ya, beginilah kehidupanku, dan aku merasa cukup bahagia meski tanpa suami. Oya, bagaimana keadaanmu rumah tanggamu, Retno?”

Karena ditodong pertanyaan seperti itu, akhirnya tanpa tedeng aling-aling kuceritakan bagaimana porak-porandanya keluargaku. Sebagai sahabat, sepertinya Yulianah sangat tersentuh mendengar ceritaku.

Ia berkata setelah menyimak ceritaku, “Aku ini tetap sahabatmu, Retno. Karena itu aku juga ingin melihat hidupmu bahagia. Masalahnya, apakah kau mau melakukan solusi yang akan kuberikan, dan apakah kau akan mempercayainya?”

“Seperti apa solusi yang kau tawarkan itu, Yul?” aku balik bertanya.

“Kau harus kawin dengan genderuwo!”

Betapa terkejutnya aku mendengar jawaban dari mulut mungil sahabatku ini. Bagaimana mungkin Yulianah yang sudah menyandang titel sebagai seorang Hajjah itu sampai tega hati menawarkan solusi sesat itu padaku?

Seolah bisa membaca keterkejutanku, Yulianah buru-buru menyambung ucapannya sambil tersenyum, “Kau jangan buru-buru berpikiran negatif! Kau pasti menyangka ini semacam pesugihan bukan? Sama sekali tidak, Retno! Menurutku ini halal. Kau akan dinikahkan dengan makhluk itu secara Islam. Selama kau menjadi isterinya, genderuwo itu akan menafkahimu secara lahir dan batin. Bila kau sudah merasa punya cukup modal, kau bisa bercerai dengannya. Dan yang paling penting, ritual ini tidak ada tumbal macam-macam. Asal kau tahu saja, aku bisa seperti ini juga kerana melakukan ritual itu. Setahun lalu aku minta cerai sebab aku sudah merasa punya cukup modal untuk berusaha sendiri. Genderuwo itu bersedia menceraikanku, dan sekarang hidupku tenang sebab aku juga bisa menjalankan ibadah.”

Setelah mendengar penjelasan Yulianah seperti itu, akupun mulai tertarik untuk mengikuti jejaknya. Terlebih lagi kehidupan saat itu memang sangat susah. Bapakku yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga sudah berhenti bekerja\ karena penyakit diabetes yang merongrong tubuhnya. Belum lagi aku juga harus memikirkan biaya sekolah dan masa depan kedua anakku. Walau bagaimana pun mereka harus terus sekolah dan kuliah sampai ke perguruan tinggi.

Dengan kedua alasan tersebut akhirnya aku meminta Yulianah untuk mengantarkanku ke rumah “orang pintar” yang katanya sudah biasa memandu ritual kawin dengan genderuwo itu.

Singkat cerita, Yulianah mempertemukanku dengan Ki Badrowi, sebetulah begitu, paranormal yang biasa mengawinkan manusia dengan genderuwo. Setelah mendengarkan penjelasan tentang keinginanku yang disampaikan oleh Yulianah, Ki Badrowi mengaku bersedia membantu. Namun aku diminta untuk mempersiapkan semua kelengkapannya, seperti Apel Jin dan berbagai sarana lain untuk selamatan ritual perkawinan itu nantinya. Yulianah bersedia membantuku menyaiaokan semua keperluan ini.

Benar juga kata Yulianah. Ritual perkawinan itu memang seperti halnya prosesi perkawinan dalam aturan hukum Islam. Artinya, ada saksi, penghulu, wali, pengantin, dan juga ijab kabul, bahkan juga mas kawin berupa cincin emas seberat 1 gram. Untuk wali langsung diwakilkan kepada Ki Badrowi, sebab ayahku memang tidak mungkin bisa dihadirkan. Jadi, dalam prosesi pernikahan itu Ki Badrowi bertindak sebagai wali sekaligus penghulunya.

Karena mempelai lelaki tak bisa dilihat oleh mataku, maka proses ijab kabul pun sangat janggal menurutku. Sama sekali tidak ada ucapan akad nikah, meski kemudian wali dan saksi langsung mengesahkannya.

Yang juga terasa aneh, setelah prosesi pernikahan selesai, Yulianah berbisik di telingaku, “Suamimu itu tampan sekali, Retno. Kau beruntung mendapatkannya!”

Tampan? Bagaimana mungkin Yulianah mengatakan ini padaku, padahal aku sama sekali tidak melihat keberadaan suamiku itu. Apakah memang Yulianah bisa melihat perwujudannya sehingga ia berkata demikian?

Aku tak tahu pasti. Yang jelas, aku meyakini kalau Yulianah hanya membohongiku. Buktinya, aku mengalami ketakutan yang teramat sangat ketika di malam Jum’at Kliwon itu suamiku gaibku datang dan ingin menjalankan kewajibannya di malam pertama. Memang, sesuai dengan pesan Ki Badrowi, malam pertamaku dengan suamiku yang genderuwo itu akan dimulai persis pada malam Jum’at Kliwon. Dan, menurut paranormal itu, setelah menjalankan kewajibannya di malam pertama, maka suamiku itu akan memberikan nafkah materinya berupa tumpukan uang dalam jumlah yang lebih dari mencukupi.

Persis di malam Jum’at itu kebetulan di kampung tempatku tinggal sedang ada orang hajatan dengan hiburan musik dangdut. Kedua anakku sejak sore sudah minta ditemani nonton. Karena ada niatan khusus, sudah tentu aku menyuruh mereka pergi nonton sendiri-sendiri. Yang tinggal di rumah ayahku yang terbaring sakit dan ibu yang selalu setia menemaninya.

Menjelang pukul 12 malam kedua anakku pulang, dan mereka tidur di kamar depan. Aku sendiri masih menunggu apa yang akan terjadi. Pintu kamar kukunci rapat-rapat, meski udara malam itu terasa sangat panas dan gerah.

Sesuai dengan pesan Ki Badrowi aku sudah berdandan cantik dengan pakaian yang diaromai oleh minyak khusus pemberian dukun itu, yang baunya cukup menyengat. Aku tak ubahnya seperti pengantin perempuan yang sedang menunggu kehadiran sang pengantin pria untuk menikmati bulan madu.

Menjelang pukul satu dinihari masih tetap tidak terjadi apa-apa. Akupun mulai lelah menunggu. Sambil menahan kantuk kurebahkan tubuhku di atas ranjang. Ketika rasa kantuk sudah mulai menggayuti pelupuk mataku, antara sadar dan tidak aku dikejutkan oleh sesuatu yang terjadi di dalam kamarku.

Aneh sekali, sosok bayangan hitam sepertinya tiba-tiba muncul dari balik dinding. Beberapa saat kemudian bayangan itu semakin mempertegas wujudnya. Ya, seorang lelaki tinggi besar, berbadan hitam dan licin berkilat. Dan yang sungguh aneh, dia sama sekali tidak mengenakan pakaian walau sehelai benang pun.

Siapakah lelaki tinggi besar ini? Apakah dia genderuwo yang telah sah menjadi suamiku? Mengapa sosoknya sedemikian menyeramkan? Padahal, Yulianah bilang suamiku ini sangat tampan. Apakah Yulianah benar-benar sudah membohongiku?

Berbagai pertanyaan itu mendera batinku. Kulihat lelaki bugil itu berdiri sambil memandangi tubuhku. Kemudian pelan-pelan ia menunduk dan tangannya menyentuh pipiku. Aku bergidik dan berusaha berontak, namun anehnya seketika itu tubuhku berubah sangat kaku seperti terpasung oleh suatu kekuatan gaib.

Dengan sangat ketakutan aku hanya bisa pasrah menghadapi sentuhan makhluk itu. Setelah ia menyentuh pipiku, lalu ia mengendus aroma rambutku yang tergerai, lalu hidung dan bibirnya menjelar di permukaan pipi, hidung, bibir dan daguku.

Sejekap kemudian, lelaki menyeramkan itu seperti kalap. Tangannya yang kekar melingkar di sekujur tubuhku, hingga membuat nafasku semakin sesak. Bibirnya melumat bibirku, dan sepasang kakinya yang licin mengkilat itu mengapit kedua belah kakiku dan berusaha mengangkangkannya.

“Tolooong…!!” Aku ingin berteriak sekeras-kerasnya. Namun celakanya mulutku bagai tersumbat. Teriakanku hanya menggema di dalam rongga dadaku.

Tangan pria aneh itu semakin liar menggerayanghi tubuhku, sebelum akhirnya membuka bajuku dan melepaskan kain yang kupakai. Desah nafasnya yang memburu bagaikan sebuah kekuatan hipnotis yang membuatku hampir saja hilang kesadaran.

Tetapi, Tuhan menyayangiku. Dalam keadaan yang sangat kritis itu tiba-tiba saja mulutku berucap dengan lantang, “Astagfirullah…Allahu Akbar…Laa Khaula Walaa Kuwwata Illah Billah…!!”

Ya, sekali ini suara itu benar-benar keluar dari mulutku. Dan yang terjadi di hadapanku sungguh sebuah kenyataan yang sulit dimengerti.

Mendadak saja lelaki telanjang itu terpental dari atas tubuhku, sambil mengerang keras seperti seekor anjing yang terluka. Bersamaan dengan itu tubuhku yang semula kaku dapat digerakkan kembali. Spontan aku melompat dari tempat tidur sambil menjerit-jerit memuji kebesaran Allah.

“Laa Ilaaha Illallah…Allahu Akbar…Subhanallah…!”

Pujian-pujian itu keluar begitu saja dari mulutku, dengan suara yang lantang. Sama seperti kejadian semula, sosok makhluk itu mengubah wujudnya menjadi bayangan hitam lalu hilang seolah masuk ke dalam dinding.

Tak lama kemudian kedua anakku menggedor-gedor pintu sambil memanggil-manggil “mama”. Ketika pintu kubuka mereka langsung berhamburan memelukku dan langsung bertangisan.

“Apa yang terjadi, Ma?” tanya Angga, anak sulungku.

Aku hanya menggeleng-geleng sambil membiarkan air mataku mengalir deras membasahi sekujur wajahku. Sungguh aku tak kuasa menjelaskan semua ini kepada kedua anakku. Aku tak ingin melukai perasaan mereka. Aku tak ingin mereka menudingku telah melakukan kesesatan hanya karena tak tahan menanggung kesusahan hidup….

Siang setelah malamnya mengalami kejadian aneh tersebut, Yulianah datang menemuiku dan mengatakan kalau aku telah gagal dalam melakukan ritual.

“Biarlah kujalani kehidupan seperti ini, Yul! Aku tak ingin lagi melakukan ritual kawin dengan genderuwo itu,” kataku setelah mendengar penjelasan Yulianah.

Meski mengaku kecewa, namun Yulianah cukup mengerti dengan perasaanku. Sebagai sahabat, ia juga meminta agar aku tidak sungkan-sungkan meminta bantuan padanya bila aku memerlukannya. Namun sejujurnya, aku tak pernah berani meminjam uang kepada sahabatku ini walau dalam keadaan sesulit apapun. Ini semata-mata kulakukan karena aku takut sesuatu akan terjadi terhadap diriku.

Ketika kuputuskan mencurahkan kisah ini kepada Bung Prayoga Gemilang, tak terasa sudah hampir setengah tahun peristiwa itu berlalu. Walau begitu, aku masih mengalami perasaan traumatik, sebab bayangan lelaki alam gaib itu masih sering menghantuiku. Ia sering datang dalam mimpiku dan menagih malam pertamanya padaku.

Kenyataan tersebut sejujurnya membuat hidupku sangat tercekam. Karena itulah kumohon kepada Bung Prayoga agar memberikan doa atau amalan untuk menghilangkan keanehan ini. Dan aku juga ingin agar diberi kemudahan dalam mencari rezeki, sebab kini aku menjalankan usaha mengkreditkan barang kebutuhan rumah kepada para konsumen. Aku juga ingin Bung Prayoga menerawang jejak keberadaan suamiku. Semoga Bung Prayoga dapat memberikan solusi yang terbaik bagiku….

Tanggapan:

AMALAN DOA MAHA REZEKI

Pengalaman hidup Mbak merupakan pelajaran yang sangat berarti. Karenanya jangan pernah meningalkan untuk meminta perlindungan kepada Allah agar tidak tergelincir dan terhindar dari bujukan setan.

Ada beberapa kiat yang dapat kita lakukan agar usaha kita selalu lancar, antara lain: Memperbanyak membaca istighfar, rajin bersedekah. Memperbanyak jalinan silaturahmi. Isthiqomah melaksanakan solat dhuha. Tawakal dari segala urusan, dan senantiasa meningkatkan kualitas takwa serta selalu berdoa.

Nah, pada kesempatan yang berbahagia ini saat akan ijazahkan khusus buat Mbak sebuah amalan yang disebut dalam Ilmu Hikmah sebagai Doa Maha Rezeki. Doa ini telah dibuktikan dan diamalkan oleh para auliya dan sholihin terdahulu dalam rangka untuk menarik rezki yang banyak lagi halal (tentunya dibarengi dengan usaha lahiriyah), serta dijauhkan dari segala macam bentuk kemiskinan dan kepapaan.

Cara mengamalkannya:

1. Malam hari setelah shalat Isya’ atau lebih baik lagi pada tengah malam, lakukanlah salat hajat 2 rakaat atau 4 rakaat.

2. Bacalah salawat nabi ini sebanyak 1000x: ASSHOLATU WASSALAMU ‘ALAIKA WA AALIKA YA SAYIDI,
YA ROSULALLAH, AGITSNI SARI’AN BI’IZZATILLAH.
(Artinya: Rahmat serta keselamatan semoga tetap uhtukmu dan keluargamu, wahai junjungan kami, wahai utusan Allah, tolonglah aku segera dengan kemuliaan Allah).

3. Setelah itu bacalah doa ini dengan penuh kekhusukan sebanyak 7 kali atau lebih (Sebaiknya hitungan ganjil, karena Allah menyukai yang ganjil): BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLAAHUMMA ROBBANAA ANZIL ‘ALAINA MAA IDATAM MINAS SAMAAI TAKUUNA ‘IIDAN LI-AWWLAINAA WA AAKHIRINAA WA AAYATAN MINKA WARZUQNAA WA ANTA KHOIRUR ROOZIQIIN, ALLOOHUMMA IN KAANA
RIZQUNAA FIS SAMAA-I FA ANZILHU WA IN KAANA FIL MAAI WAL BAHRI FA ATHLFHU WA IN KAANA RIZQUNAA BA’IIDAN FAQORRIBHU WA INKAANA RIZQUNAA QOLIILAN FA AKTSIRHU WA IN KAANA RIZQUNAA
‘AASIRON FAYASSIRHU LANAA WALTANQULNAA ILAIHI HAITSU MAA KAANA BIFADHLIKA WUJUUDIKA WA-KAROMIKA BIROHMATIKA YAA ARHAMARROOHIMIIN.
(Artinya: “Ya, Tuhan kami, turunkanlah atas kami makanan dari langit di mana (makanan itu) menjadi hari raya bagi orang-orangyang mendahului dan mengakhiri kami, serta menjadi bukti dari-Mu. Engkau adalah sebaik-baik Dzat yang memberi rezki. Ya, Allah, apabila rezki kami berada di atas langit maka turunkanlah ia untukkami; dan apabila berada diperut bumi maka keluarkanlah ia untuk kami; dan apabila berada di dalam air atau di dasar lautan maka munculkan-lah ia untuk kami; dan apabila rezki kami itu jauh, maka dekatkanlah; apabila rezki kami itu sedikit maka perbanyaklah; dan apabila rezki kami itu sulit, maka mudahkanlah untukkami. Dan hendaknyamemboyongkami kepada rezki tersebut di mana ia berada, dengan kemurahan dan kemuliaan-Mu serta rahmat-Mu w.ahai dzat yang paling penyayang).

Lakukanlah Amalan Doa Maha Rezeki ini setiap hari secara tekun dan rutin sampai Anda benar-benar mendapat pertolongan Allah. Doa ini juga baik diamalkan ketika Anda sudah sukses. Insya Allah Anda tidak akan kembali terpuruk dalam kesulitan ekonomi.

Demikian panduan amalan Doa Maha Rezeki, semoga Mbak senantiasa mendapatkan pertolongan dari Allah. Khusus mengenai suami, saran saya bertawakallah kepada Allah. Sepertinya sulit untuk berharap dia akan kembali. Semoga bermanfaat…! [Sumber]

Photobucket
Free Counter
Photobucket