Tampilkan postingan dengan label Indonesiana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesiana. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Agustus 2012

Desa Cabean, Desa Gigolo di Indonesia


Dengan langkah pasti, seorang anak muda memasuki kamar hotel. Usianya kurang dari 20 tahun, namun profesinya cukup mencengangkan, pelaku seks komersial pria alias gigolo. Kesulitan ekonomi selalu menjadi alasan suburnya ladang kerja para gigolo muda tersebut.

Lantaran penasaran, penelusuran menuju daerah asal para gigolo muda pun dimulai. Dua desa kecil di kawasan Boyolali, Jawa Tengah, menjadi tujuannya. Di Desa Cabean, penduduknya beraktivitas layaknya penduduk desa kebanyakan. Warga bergotong-royong membuat keranjang ayam.

Siapa sangka. Begitu senja turun, para pembuat keranjang ayam menjelma menjadi "kucing" aliasgigolo. Rata-rata pemuda "desa kucing" merupakan pelajar putus sekolah. Melalui mucikari atau bekerja seorang diri, mereka menjajakan diri di pinggiran jalan. Targetnya, tante girang dan om senang. Terdapat juga salon yang beralih fungsi sebagai tempat mempermak para gigolo.

Warga dan perangkat desa sepertinya tidak mengetahui aktivitas rahasia sejumlah pemuda desa. Terlepas dari itu semua, para pemuda desa pastinya merasa sayang meninggalkan profesinya. Menurut salah seorang pemuda berusia 18 tahun, ia dibayar ratusan ribu rupiah untuk melayani om atau tante yang butuh pijat ekstra. Maksudnya tentu saja pelayanan seks.

Desa lainnya yang menampung para gigolo muda adalah Desa Bakalan. Letaknya di antara Boyolali dan Salatiga. Dengan kamera tersembunyi, tim Sigi memasuki rumah seorang warga yang diduga sebagai kediaman makelar gigolo muda. Rumah itu dikenal sebagai agency model salon. Tak butuh lama bagi seorang makelar menyiapkan "kucing" belianya. Jika harga disepakati, transaksi ditutup dengan hubungan seks di hotel atau lokasi pilihan pelanggan.

"Terus gimana" tanya seorang pelanggan. "Ya maksudnya mesti ngajarin kalo dipegang-pegang...biasa. Tapi kalo main kan belum terlalu tahu," sahut si makelar. Inilah sepenggal percakapan yang direkam tim Sigi dalam traksaksi gigolo di sebuah warung.

Selanjutnya, anak muda desa dibawa ke Semarang. Terdapat sebuah tempat yang kerap disebut-sebut sebagai persinggahan para gigolo, yaitu daerah Pos Ponjolo. Melalui makelar juga para gigolo dikenalkan dengan nuansa kota seperti mal dan pusat perbelanjaan lainnya.

Terbukti, banyaknya remaja lelaki desa yang ingin mencoba dunia esek-esek tidak lepas dari peran makelar yang mendatangi desa mereka. Namun ada juga gigolo yang berani mempromosikan diri sendiri dengan mengirim kode tertentu pada calon pelanggan. Para gigolo ini biasa nongkrong di taman atau kafe. Bahkan, tak sedikit gigolo remaja yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari pelanggan.

Kisah sepak terjang seorang pemuda menjadi gigolo pernah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Dimas Djayadiningrat. Dalam film berjudul Quickie Express yang dirilis pada 2007, Tora Sudiro memerankan pemuda gigolo yang ingin hidup enak. Gigolo, sulit diberantas bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang berarti untuk mengurangi jumlah para gigolo. Keberadaan mereka bisa menciptakan kondisi sosial yang kurang sehat di masyarakat.


Sumber

Selasa, 06 September 2011

Sidang Paripurna Sepi

Membolos pasca Lebaran menghinggapi anggota DPR. Akibatnya sidang paripurna pembukaan masa sidang pun terasa sepi, Selasa (6/9).


Sejumlah kursi tampak kosong.


Anggota DPR yang hadir kurang dari 50 persen dari total 560 anggota dewan.


Rencananya sidang paripurna pembukaan masa sidang kali ini akan memperdengarkan pidato Ketua DPR Marzuki Alie dalam rangka HUT ke-66 MPR/DPR. Selain itu juga akan ada evaluasi kinerja DPR selama masa sidang periode 2010-2011.[Sumber]

Senin, 11 April 2011

Wagub Jawa Timur Diludahi Malah Tertawa

Wagub Jawa Timur Diludahi Malah Tertawa
TRIBUNNEWS.COM/Dok
Wagub jawa Timur, Saifullah Yusuf
TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul tiba-tiba diludahi. Namun ia tidak marah, sempat kaget, lalu tertawa.

Peristiwa menggelikan ini terjadi di acara Kontes Nasional, Bursa dan Expo Kambing Peranakan Ettawa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kompetisi yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur tersebut digelar Asosiasi Peternak Ettawa Nasional (Aspenas) Jawa Timur, sejak Sabtu (9/4/2011) hingga Minggu (10/4/2011).

Sedikitnya peserta dari 17 kota dan kabupaten se-Jawa Timur mengikuti kontes itu. Ada pula peserta yang dari luar Jawa Timur. Kontes yang memperebutkan trofi dan uang pembinaan itu terbagi dalam lima kategori, tergantung pada berat badan dan usia kambing.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama istri, Ummu Fatma, dan rombongan pejabat Pemprov hadir di Probolinggo, Minggu, menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Gus Ipul mengungkapkan, dirinya bangga atas perkembangan kambing Ettawa di Jawa Timur. Para peternak Ettawa, bagi Gus Ipul, adalah pahlawan karena merintis usaha ternak Ettawa.

“Kalau peternak sapi sudah jelas, banyak yang untung. Kalau Ettawa, ini masih usaha rintisan. Bahkan, tanpa dimodali pemerintah, para peternak jalan terus. Para peternak Ettawa, menurut saya, adalah orang gila, sebab perawatan Ettawa melebihi perawatan istri,” katanya sambil terkekeh.

Maklum, menurut Habibullah, seorang peserta kontes, perawatan kambing Ettawa di antaranya adalah memandikan tiga kali sehari dengan shampo agar bulunya mengkilat. Terkait makanannya, kata Habib, bergantung pada berat dan usia kambing. “Jika ukurannya kecil, jumlah rumput yang dimakan seperti kambing pada umumnya. Kalau besar, ya lebih banyak,” ujarnya.

Karena kambing Ettawa sering diekspor ke Malaysia dan Singapura, Gus Ipul berharap agar kambing itu bisa diolah di Jawa Timur. Apalagi, kotorannya bisa menghasilkan sampo dan lulur. Bahkan susunya mengandung protein yang setara dengan ASI dan lebih banyak dari susu sapi.

“Istri saya baru tahu dan penasaran dengan lulur dari kambing Ettawa. Yang jelas, Pemprov Jawa Timur akan membantu lewat regulasi demi perkembangan Ettawa,” ujanya.

Seusai menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Gus Ipul dan istrinya kemudian mendatangi kambing Ettawa yang ukurannya jauh lebih besar daripada kambing biasa. Mereka berdua seakan kagum atas kambing yang memiliki warna bulu unik dan berbadan jumbo. Gus Ipul tak henti-hentinya mengusap dan mengelus kepala kambing.

Saat dielus-elus, seekor kambing berulang kali menyembur wajah Gus Ipul. Namun, ia terlihat semakin gemas dan tak menghentikan belaiannya. Tiba-tiba, kambing itu meludahi wajah orang nomor dua di Jawa Timur tersebut. Gus Ipul kaget, berteriak, dan secara refleks memalingkan muka serta memegangi wajahnya. Rombongan pejabat Pemprov Jawa Timur terdiam.

Setelah sekian detik memegangi wajah dan memejamkan matanya, Gus Ipul lalu tertawa senang sembari mengelus kambing itu lagi.

Kendati Gus Ipul dan rombongan sudah beranjak dari kandang kambing, Ummu Fatma malah enggan meninggalkan kambing itu. Ia terus membelai seolah tak khawatir diludahi kambing seperti yang dialami suaminya. Bahkan, berulang kali dia berpose bersama kambing yang baunya minta ampun itu.

Sumber: Tribunnews.com

Sabtu, 09 April 2011

Lima Presiden Indonesia Pernah Ditipu

Sejumlah ilmuwan menilai Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) 'tertipu' dalam kasus blue energy (energi biru). Seorang pria asal Nganjuk, Joko Suprapto, mengaku bisa memproduksi minyak mentah dari air. Dari biang minyak itu bisa dihasilkan bahan bakar sekelas minyak tanah hingga avtur.

Presiden SBY yakin itu merupakan sumbangan Indonesia bagi dunia, di tengah makin meroketnya harga minyak. Sementara, negara dibikin pusing tujuh keliling oleh dampak dari kenaikan itu. Karuan saja, sejumlah pihak, termasuk para ilmuwan, menyesalkan informasi yang belum valid bisa diterima oleh SBY. Kabarnya Joko kini dilaporkan ke polisi.

Penipu 'masuk Istana' ternyata punya sejarah yang cukup panjang. Baiklah kita mulai pada tahun 1950-an, pada masa pemerintah Presiden Soekarno. Ada seseorang yang mengaku Raja Kubu -- suku anak dalam di Jambi. Tidak tanggung-tanggung, dia memberi gelar dirinya Raja Idrus dan istrinya Ratu Markonah.

Pasangan 'suami istri' itu, entah bagaimana prosesnya, mendapat pemberitaan pers, termasuk foto-foto keduanya. Maka, sejumlah pejabat negara memberikan penghormatan luar biasa pada 'raja' dan 'ratu' tersebut.

Rupanya ada seorang pejabat yang menghubungi Presiden Soekarno dan kemudian memperkenalkannya. Di Istana, 'suami-istri' yang sebenarnya adalah penarik becak dan pelacur itu sempat diterima sebagai tamu kehormatan di Istana Merdeka. Mereka juga diberi uang, menginap dan makan gratis di hotel-hotel mewah. Termasuk mengunjungi Kraton Yogyakarta dan Surakarta.

Kedok penipuan mereka terbongkar saat berjalan-jalan di Jakarta. Ada seorang tukang becak yang mengenali 'Raja' Idrus, teman seprofesinya di Tegal. Sedang sang 'maharani' juga terbongkar berprofesi sebagai pelacur kelas bawah di kota yang sama. Konon, keduanya bertemu di sebuah warung kopi di Tegal. Kemudian sepakat untuk menjalankan aksi penipuan itu. Keistimewaan Markomah selalu memakai kaca mata hitam baik siangmaupun malam. Rupanya sebelah matanya picek.

Pada masa Soeharto, di era 1970-an, juga terjadi penipu kelas kakap. Penipunya bernama Cut Zahara Fona, asal Aceh. Meski tidak tamat SD, dia memiliki ide jenius. Dia, yang selalu mengenakan kain batik, mengklaim bahwa janin yang ada diperutnya bisa berbicara dan mengaji.

Karuan saja, kabar itu menggegerkan masyarakat, apalagi diberitakan secara luas di surat kabar dan majalah. Konon, tiras sebuah harian ibukota terdongkrat naik, karena tiap hari membuat berita tentang 'bayi ajaib' di perut Cut Zahara.

Masyarakat yang banyak berdatangan pun rela untuk nguping di perutnya yang dilapisi kain untuk mendengar 'bayi ajaib' itu berbicara atau mengaji. Bukan hanya rakayat biasa, ada juga pejabat yang meyakininya. Termasuk Wakil Presiden Adam Malik yang mengundang Cut Zahara ke Istana Wapres. Bahkan, Menteri Agama KH Mohamad Dachlan termasuk orang yang meyakininya. Untuk meyakininya, ia menyatakan bahwa Imam Syafi'ie selama tiga tahun berada di kandungan ibunya.

Cut Zahara Fona dan suaminya pernah diperkenalkan oleh Sekdalopbang (Sekretaris Pengendalian Pembangunan) Bardosono kepada Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto. Perkenalan ini dilakukan di Bandara Kemayoran setelah keduanya tiba dari lawatan luar negeri. Tapi, rupanya Ibu Tien termasuk orang yang kurang yakin terhadap 'bayi ajaib'-nya Cut Zahara Fona. Apalagi wanita Aceh itu menolak ketika hendak diperiksa di RSCM.

Konon, Ibu Tienlah yang menggeledah dan mendapatkan bahwa bicara dan mengaji itu hanya berasal dari tape recorder kecil yang disisipkan di perut Cut Zahara. Kala itu memang belum banyak perekam suara sekecil milik Cut.

Meskipun kedoknya terbongkar, 'bayi ajaib' tersebut bukan hanya mendapat perhatian masyarakat Indonesia, tapi juga dunia internasional. Hingga ada permintaan dari Pakistan agar Cut dan suaminya berkunjung ke sana. Bahkan, ada yang meramal 'bayi ajaib' itu, bila lahir akan menjadi Imam Mahdi.

Setelah tidak terdengar kasus Istana pada masa Presiden BJ Habibie, yang memang pendek masa jabatannya, pada masa Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) kembali terjadi penipuan yang mengaitkan Istana Negara. Pelakunya adalah Soewondo, yang biasa keluar masuk Istana karena jadi tukang pijat Gus Dur.

Orang yang dianggap 'dekat' dengan orang nomor satu di Indonesia itu berhasil menipu Yayasan Dana Kesejateraan Karyawan (Yanatera) Badan Urusan Logistik (BULOG) dan dituduh membobol uang yayasan hingga Rp 35 miliar. Soewondo sempat kabur, namun kemudian ditangkap polisi di kawasan Puncak, Jawa Barat. Pengadilan memvonisnya 3,5 tahun penjara.

Kasus tersebut sempat menyita perhatian khalayak dan menjadi senjata pamungkas bagi lawan-lawan politik Gus Dur, yang membantah telah memerintahkan pencarian dana itu. Namun, akhirnya Gus Dur lengser juga dari jabatannya gara-gara kasus yang dikenal dengan istilah Buloggate tersebut.

Pada masa Presiden Megawati, skandal 'penipuan' kembali terjadi. Kali ini yang diperdaya adalah Menteri Agama Kiai Said Agil Almunawar. Menteri yang bergelar profesor dan hafidz Alquran ini memimpin penggalian situs di Batutulis Bogor yang diyakini memendam harta karun yang nilainya dapat untuk membayar seluruh utang negara.

Menurut Said Agil, Presiden Megawati mengetahui rencana penggalian situs bersejarah yang konon peninggalan Kerajaan Pajajaran itu. Sayangnya, harta karun yang dicari hanya pepesan kosong. Said Agil sendiri kini masih ditahan dalam kasus tuduhan korupsi uang haji.

Moga-moga penghuni Istana yang menjadi lambang kebanggaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia, itu tidak lagi menjadi korban penipuan



Kamis, 07 April 2011

Foto Gedung Baru DPR Dan Para Penghuninya

Gedung Baru DPR mulai dilelang. "Proses pelelangan diumumkan melalui media massa". kata Sekretaris Jendral DPR Nining Indra Saleh.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat ini direncanakan akan menghabiskan biaya 1,1 Triliun atau 1100 Milyard . Wah banyak ya? Pembangunan ini sudah barang tentu saja sudah melalui pertimbangan-pertimbangan yang sudah matang tanpa mengkesampingkan funsional utama dari apa yang menjadi tugas-tugas Bapak Ibu Wakil kita. sebagai sebuah amanah yang mulia.

Harapan kita tentunya, kinerja DPR benar-benar semakin baik, bukan sebaliknya. dan barangkali saja ada sebagian dari Anda yang belum melihat maket atau miniatur dari gedung yang akan dibangun? di sini saya akan bagikan sekalian beserta penghuni dari Gedung DPR yang baru kelak, contoh sebagian kecil Bapak Ibu Wakil kita yang selama ini menempati Gedung DPR-RI atau Rumah Rakyat tersebut. selamat mencermati




















Undangan Pernikahan Melinda Dee Dan Gayus Beredar Online

Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus kini jadi topik baru dan ramai di internet. Ramai para Media Online memuat kabar akan undangan tersebut, mari simaklah Ssttt... Ada Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus Beredar Online
Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus yang kini ramai, entah siapa yang buat. Bisa iseng, ingin tenar, atau bisa juga sebagai wujud dari expresi seseorang yg udah terlalu marah, kesel, kecewa akan situasi negri ini yang begitu amat mudah jadi "lahan basah" para koruptor dan mafia berdasi
Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus ini sangat eksklusif dan juga elegant. Lengkap dengan untaian bunga putih dan tampak foto nya Melinda dan Gayus berdua sedang tersenyum, seakan mengajak dan mempersilahkan para undangan agar menghadiri
Beberapa Pejabat Penting Yang di Undang dan begitu jelas tertulis di Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus di antaranya adalah ;
* Ketua KPK
* Dirjen Pajak
* Gubernur BI
* Kalapas Cipinang dan beberapa Pejabat lain yang belum tersebut
Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus ini pun menyebutkan jika akad nikah akan bertempat di sel Rutan Cipinang Jakarta Timur hari minggu tanggal 01 mei 2011 jam 09.00 WIB s/d selesai
Saking heboh kabar tersebar nya Undangan Pernikahan Melinda Dan Gayus ini, kini jadi bahan lelucon dan tertawa'an pengguna BBM dan juga situs jejaring sosial sepertiFacebook beserta twitter juga forum-forum Online....

Senin, 07 Maret 2011

Kejadian Lucu di Liputan 6 Siang !!!

Perhatikan waiter yang akan membawa pesanan Louisa Kusnandar. Dia menumpahkan minumannya ketika sedang berlangsung acara Liputan 6 Siang!

Sabtu, 05 Februari 2011

24 Tampang Anggota DPR RI Yang Jalan-jalan Keluar Negeri Saat Indonesia Sedang di Landa Bencana Dahsyat

Foto anggota DPR yang ke Yunani

1. Nurdiman Munir (Fraksi Golkar)

2. Chairuman Harahap (Fraksi Partai Golkar)

3. Salim Mengga (Fraksi Partai Demokrat)

4. Darizal Basir (Fraksi Partai Demokrat)

5. Anshari Siregar (Fraksi PKS)

6. Abdul Rozak Rais (Fraksi PAN)

7. Usman Djafar (Fraksi PPP)

8. Ali Maschan Moesa (Fraksi PKB)

Foto anggota DPR yang ke Italia
1. Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN)

2. Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar) 

3.Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat)

4. Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat)

5.Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat)

6.Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat)

7.Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar)

8.Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar)

9.Roem Kono (Fraksi Partai Golkar)

10.Irvansyah (Fraksi PDI-P)

11.Sadarestuwati (Fraksi PDI-P)

12.Chairul Anwar (Fraksi PKS)

13.Ahmad Bakri (Fraksi PAN)

14.Epyardi Asda (Fraksi PPP)

15.Imam Nahrawi (Fraksi PKB)

16.Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra)

Anggota DPR Dijadwalkan Tur di Athena
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebelas anggota Dewan Perwakilan Rakyat dijadwalkan mengikuti tur di Athena dan luar ibu kota Yunani itu. Tur di Kota Athena dilakukan kemarin, begitu mendarat dari Jakarta.

"Rencananya, hari ini mereka tur ke Athena. Setelah itu, pukul 19.00 bertemu masyarakat Indonesia di Yunani di Wisma Duta," kata anggota staf administrasi Kedutaan Besar RI di Athena ketika dihubungi Ahad 24 Oktober 2010. Mereka juga dijadwalkan berkunjung ke parlemen dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yunani kemarin.

Menurut petugas yang menolak dikutip namanya itu, pada Selasa pagi waktu setempat, para anggota Badan Kehormatan DPR akan melakukan kunjungan ke kota-kota bersejarah lainnya. Setelah itu, mereka langsung kembali ke Tanah Air dengan penerbangan malam.

Namun jadwal itu masih tentatif. Detail jadwal acara berada di bagian protokoler. "Ini rencana yang dibahas sewaktu briefing beberapa waktu lalu." Tempo belum berhasil menghubungi bagian protokoler hingga berita ini diturunkan.

Rombongan anggota DPR plus tiga anggota staf ahli dan administrasi tiba di Yunani kemarin. Mereka berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Sabtu sore pekan lalu.
Mereka berangkat di tengah kritik dengan alasan akan mempelajari etika, tata tertib, serta buku pedoman parlemen. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran memperkirakan total anggarannya Rp 1,5 miliar. Tiap peserta menerima uang harian setidaknya Rp 26 juta, belum termasuk akomodasi dan asuransi.

Anggota Komisi Pertahanan DPR, Lily Wahid, berpendapat, dana studi banding ke Yunani lebih baik dialihkan untuk menangani tenaga kerja Indonesia bermasalah di luar negeri. "Dananya besar sekali," katanya dalam dialog interaktif di aula Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu pekan lalu. Diskusi digelar oleh Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Malaysia memperingati 10 tahun berdirinya cabang itu.

Adik kandung mantan presiden Abdurrahman Wahid ini juga tak paham logika berpikir para anggota Badan Kehormatan DPR yang berangkat ke Yunani. "Masak belajar etika harus ke Yunani?" ucap Lily.

Anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menanggapi penjelasan Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur, Agus Trianto, bahwa lebih dari 6.000 TKI bermasalah di Malaysia, 177 orang di antaranya terancam dihukum mati. Total anggaran pembelaan Rp 1,2 miliar setahun, sedangkan penampungan dibiayai oleh Kedutaan.

Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies, J. Kristiadi, menilai DPR hanya mempermalukan diri sendiri. "Bangsa ini punya nilai yang namanya Pancasila," katanya kemarin. 
sumber: Klik Disini

Jumat, 04 Februari 2011

Mengintip Kehidupan Glamour Anak Petinggi Negeri



Berdiri (kiri-kanan) : Aliya Rajasa, Bianca Maryulis, Vilichea Sadikin
Duduk (kiri-kanan) : Gracia Maryulis (mantannya Arya Bakrie), Azima Rajasa, Cicilia Jessica Sadikin

paling kanan Aliya Rajasa
tengah Bianca Maryulis
lokasi di Orchard Road

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani









Keluarga Zulkifli Hasan DPR RI dari PAN lagi liburan rutinan
tiap 6 bulan sekali ke luar negeri
kali ini lagi ke Amerika






Reni Sutiyoso Bersama Anak Pejabat Tinggi lainnya






kiri-kanan : Nadiem Makarim, Cindy Lopulisa,
Thania Muljadi, Vashty Soegomo, Elga Naldy

Futri anaknya Zulkifli Hasan anggota DPR PAN
lagi di Las Vegas




Sumber : Klik Disini




Photobucket
Free Counter
Photobucket