Usai pertemuan empat
mata selama 45 menit dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua
Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan bahwa Golkar memutuskan
untuk tetap berkoalisi bersama Partai Demokrat.
Sikap itu
diputuskan karena Aburizal berhasil membuat suatu kesepakatan dengan
Presiden. Kesepakatan tersebut yakni menggunakan Setgab Parpol
Pendukung Pemerintah bukan hanya untuk pelanggengan kekuasaan,
melainkan untuk mensejahterakan rakyat.
"Golkar tetap di koalisi," kata Aburizal kepada wartawan di depan Wisma Negara, Jakarta, Selasa (8/3/2011).
Pada
pertemuan tersebut, Aburizal meminta kesepakatan koalisi yang
ditandatangani pimpinan parpol pada tahun 2009 diperbarui. Aburizal juga
meminta Presiden tetap memberi ruang kepada parpol anggota koalisi
untuk bersikap kritis kepada pemerintah.
Menurut Aburizal, koridor
kesepakatan koalisi harus diperjelas. Ia meminta Presiden selaku Ketua
Dewan Pembina Setgab Parpol Pendukung Pemerintah memperjelas poin
kesejahteraan rakyat, demokrasi, antikorupsi, dan lainnya.
Secara
terpisah, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha membenarkan bahwa
Aburizal meminta agar kesepakatan koalisi diperbarui. Namun demikian,
keputusan tetap berada di tangan Presiden.
Sumber: Kompas.com





