Jumat, 01 Juli 2011

Tips Menyetrika Baju dengan Cepat dan Rapi

Baju Rapi dan Harum

Bagi pemilik usaha laundry, kepuasan konsumen merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Dengan memberikan pelayanan yang maksimal, maka konsumen akan mempunyai kesan yang baik terhadap usaha laundry kita.
Salah satu cara agar konsumen senang dengan pelayanan yang kita berikan adalah dalam bentuk pakaian yang rapi, bersih dan wangi. Untuk membuat rapi dan wangi pakaian adalah dengan menyetrikanya. Namun tidak semua hasil setrikaan kita akan bisa rapi. Ada teknik-teknik sendiri dalam menyetrika pakaian.
Cara menyetrika baju ini tidak hanya untuk para pemilik laundry, tapi juga dapat digunakan secara pribadi, yang ingin menyetrika bajunya sendiri. Salah satu hal yang mempengaruhi kerapian dalam menyetrika adalah bahan kain itu sendiri. Namun yang paling menentukan kerapian adalah cara menyetrika. Bahan kain hanya mempengaruhi cepat lambatnya dalam menyetrika, jika pakaian terbuat dari bahan yang mudah disetrika, maka waktu pengerjaannya akan lebih singkat. Berikut tips menyetrika agar bisa cepat dan rapi :
  1. Kita persiapkan pengharum pakaian dan kita semprotkan pengharus tersebut ke pakaian yang akan kita setrika tujuannya adalah agar pakaian lebih mudah disetrika, dan hasilnya pun lebih harum.
  2. Pakaian dengan bahan lembut kita dahulukan supaya panas setrika tidak berlebihan, sehingga pakaian Anda bisa lebih awet.
  3. Dahulukan pakaian dengan kerumitan rendah, seperti pakaian bayi atau t-shirt, dilanjutkan dengan kemeja hingga celana jeans. Cara ini akan membuat tenaga Anda tidak cepat terkuras.
  4. Untuk t-shirt yang bergambar sablon, cukup setrika bagian sebaliknya, atau setrika dari dalam. Cara ini efektif menjaga kualitas sablon tetap terjaga.
  5. Hindari menyetrika bagian-bagian yang mudah melar, seperti leher t-shirt, karet celana, dll. Cukup setrika sisi-sisi luarnya saja.
  6. Perhatikan cara menyetrika pakaian dari bahan wol, sutera, atau batik. Jangan menyatukan jenis bahan ini dengan pakaian lain, karena kebutuhan panas setrikanya tidak sama.
  7. Jangan menyetrika pakaian dalam keadaan lembab, karena sekalipun hasilnya kering dan rapih, bahan akan lebih mudah rusak.
  8. Pastikan lipatan pakaian tidak melenceng, dan jangan membuat lipatan baru setiap kali menyetrika, tetapi ikuti lipatan sebelumnya. Selain pakaian menjadi lebih sulit rapih, cara ini juga cukup menyita waktu.
Semoga cara-cara ini dapat berguna membantu Anda untuk mendapatkan hasil setrika yang maksimal, dan dengan cara yang cepat dan mudah.

Reaksi: